Sejarah Singkat

Sejarah Singkat

 

Jurusan Teknik Planologi dengan program studi Perencanaan Wilayah dan Kota di Universitas Trisakti berada dibawah naungan Fakultas Arsitektur Lansekap dan Teknologi Lingkungan (FALTL) disamping dua Jurusan lainnya yaitu Jurusan Arsitektur Lansekap dan Jurusan Teknik Lingkungan. Jurusan baru ini merupakan program Strata 1 (S1), mulai dibuka pada tahun akademik 1996/1997 sesuai dengan SK. No. 377/DIKTI/KEP/1996, dan mendapatkan status Terakreditasi dengan peringkat C pada tahun akademik 2002/2003 sesuai dengan Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) Departemen Pendidikan Nasional RI Nomor 016/BAN-PT/AK-VII/S1/VII/2003. pada tahun 2007/2008 Jurusan Teknik Planologi telah mampu meningkatkan statusnya yaitu mendapatkan Akreditasi dengan peringkat B sesuai dengan Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) Departemen Pendidikan Nasional RI Nomor 010/BZN-PT/AK-XI/S1/VI/2008. Kemudian pada tahun 2018/2019 Jurusan Teknik Planologi telah mampu meningkatkan statusnya kembali dengan mendapatkan Akreditasi dengan peringkat A sesuai dengan Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) Departemen Pendidikan Nasional RI Nomor 2731/SK/BAN-PT/Akred/S/X/2018.

Pembukaan jurusan ini didasarkan pada pemikiran bahwa kebutuhan perencana fisik di sektor pemerintahan makin meningkat sejalan dengan rencana (saat itu) otonomi daerah dan makin terbukanya peluang pekerjaan di sektor swasta.  Selain itu, berdasarkan data yang ada prosentase lulusan planologi dari Universitas lain yang bekerja di sektor swasta masih rendah yang diperkirakan karena kualitas yang ada belum mampu untuk bisa memenuhi tuntutan perusahaan yang berorientasi bisnis, kurang memiliki pengetahuan yang rinci tentang pekerjaan detail, serta kurang memiliki pengetahuan dan wawasan politik.

Jurusan Teknik Planologi, FALTL, Universitas Trisakti dikembangkan dengan menitik beratkan pada masalah “Urban Development Planning Issues” serta mengharapkan lulusannya mempunyai “sense of public services and business”. Untuk memberikan nilai tambah tersebut, selain kurikulum inti yang baku, para mahasiswa juga diberikan wawasan dan pengetahuan yang cukup mengenai bidang manajemen, ekonomi dan sosial khususnya yang berhubungan dengan perencanaan fisik.